Apa yang Harus Kita Teladani dari Para Pahlawan?

Sabtu mendatang tanggal 10 November akan kita peringati sebagai hari pahlawan. Apakah pahlawan kita diperjuangkan dan diperjuangkan oleh seluruh bangsa Indonesia? Tentu tidak menjawab. Akankah kita sebagai generasi penerus bangsa kita harus dapat memperoleh para pahlawan kita dengan memperoleh kebebasan yang telah mereka balas dengan susah payah dengan meningkatkan harta, benda, bahkan jiwa raganya. Sewaktu saya SD, saya masih ingat dengan guru saya yang mengajar pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) yang mungkin bisa dibaca pembaca tidak tahu mata pelajaran tersebut. Dari penjelasan yang masih ku ingat adalah, “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengingat jasa para pahlawannya”.Tapi menurut saya, di republik tengah ini yang mengalami gangguan balau,

1. Semangat Nasionalisme dan Patriotisme yang tinggi.  Dewasa ini sangat sedikit dari putra putri komponen yang memiliki semangat nasionalisme, suka rasa bangga menjadi bangsa Indonesia sudah tidak ada lagi karena menantang prestasi bangsa ini dimata dunia internasional. Di tingkat pemerintahanpun rasa nasionalismenya juga menurun terbukti dengan alasan ekonomi global dan untuk membuat masyarakat milik pemerintah yang notabene untuk mensejahterakan rakyatnya dijual ke investor asing.

2. Persatuan dan Kesatuan.  Jika dilihat sekarang rasa persatuan dan gabungan sudah dibilang tidak ada lagi. Dari segi pemerintahan banyak kebijakan yang lebih mengutamakan golongannya saja dan tidak memperhatikan apakah kebijakan tersebut akan merugikan pihak lain. Begitu juga ada gesekan di masyarakat seperti perkelahian pelajar atau tawuran antar kampung sering terjadi.

3. Kebersamaan dan Tanggung jawab.  Sekarang ini rasa kebersamaan juga dapat dipertanggung jawabkan. Sebagai contoh lihat saja suatu pemerintahan daerah banyak diantara mereka antara gubernur, bupati, atau walikota dengan wakilnya tidak disatukan. Di samping itu juga antara mereka kurang bertanggung jawab dalam melakukan tugasnya.

4. Cinta Tanah Air.  Kepedulian terhadap bumi pertiwi kita Indonesia Juga luntur, sebagai contoh orang yang memiliki potensi demi peningkatan bangsa ini lebih memilih berkarir di luar negeri dengan alasan lebih memperhatikan pemerintah dan menerima kecilnya yang diperoleh.

5. Rela berkorban tanpa pamrih.  Terlebih lagi semangat rela berkorban yang dicontohkan untuk para pahlawan yang rela berkorban apa pun, sekarang sekaranganya, sekarang boro-boro berkorban tapi sebenarnya yang dipikirkan dapat digunakan tanpa bantuan jasa. Contohnya sangat banyak ….. Oleh karena itu mari kita sama-sama merenung dan menyesuaikan sesuai dengan kemampuan kita masing-masing dalam mengisi kemerdekaan ini dengan meneladani para pahlawan kita. Bravo Indonesia …